About us

Showing posts with label Biozatix Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Biozatix Indonesia. Show all posts

Sunday, 15 June 2014

Percayakan anda? bahwa gaya hidup sehat bisa memperpanjang hidup anda selama 14 tahun

Biozatix News - informasi popular sains teknologi dan kesehatan
Jika Anda memiliki jantung sehat yang optimal pada usia pertengahan, anda mungkin dapat hidup 14 tahun lebih lama, bebas dari penyakit jantung.
Untuk penelitian ini, para peneliti mengumpulkan data dari lima kelompok termasuk dari Cardiovascular Lifetime Risk Pooling Project dan mencari resiko para partisipan dari semua bentuk penyakit cardiovascular fatal dan nonfatal dari usia 45, 55, dan 65 sampai usia 95 tahun.
Semua partisipan bebeas dari penyakit cardiovascular pada saat awal studi dan data faktor resiko yang dikumpulkan meliputi : tekanan darah, kolesterol total, diabetes dan status merokok. Hasil kunci dari studi ini :
- Individu dengan profil faktor resiko optimal dapat hidup 14 tahun lebih lama karena bebas dari penyakit jantung dibandingkan dengan individu yang memiliki setidaknya dua faktor resiko.
- Pria di usia pertengahan memiliki resiko hampir 60% terserang penyakit cardiovascular.
- Wanita di usia pertengahan memiliki resiko hampir 56% terserang penyakit kardiovaskular.
- Resiko  terserang penyakit kardiovaskular berhubungan dengan faktor resiko yang terpendam dalam  usia petengahannya.

Source: Northwestern University

Tuesday, 10 June 2014

Hipnotis! Kenapa tidak semua orang bisa dihipnotis

Biozatix News - informasi popular life science dan kedokteran
Tidak semua orang dapat dihipnotis, dan penelitian terbaru dari Stanford University School of Medicine menunjukkan bagaimana otak beberapa orang berbeda dengan orang yang dapat dengan mudah dihipnotis.
Para peneliti memperkirakan bahwa seperempat dari subjek penelitian tidak dapat dihipnotis karena kemapuan hipnotis seseorang tidak berhubungan dengan sifat pribadi tertentu. Hypnosis diartikan sebagai masa seperti kesurupan selama seseorang memiliki focus dan konsentrasi yang tinggi. Metode ini diketahui dapat membantu mengontrol otak untuk mengatasi sensasi dan kebiasaan dan telah digunakan secara klinis untuk mengontrol stress, nyeri dan fobia pada pasien. Hypnosis bekerja dengan memodulasi aktivitas di daerah otak yang terasosiasi dengan focus perhatian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kejadian baru yang mengubah konektivitas fungsional pada dorsolateral prefrontal cortex dandorsal anterior cingulate cortex yang berperan pada kemampuan terhipnotis tersebut.

Sunday, 8 June 2014

Bakteri pada mulut memiliki hubungan dengan resiko kanker pankreas

Biozatix News - informasi popular life science dan kedokteran
Penyakit gusi dan kanker pancreas mungkin saja berhubungan satu dengan yang lainnya, hal ini berdasarkan penemuan dari British Dental Health Foundation.
Hasil studi menunjukkan bahwa beberapa tipe bakteri tertentu yang ada dalam pembentukan penyakit gusi berhubungan dengan resiko dua kali lebih tinggi pada perkembangan kanker pancreas. Di sisi lain, bakteri mulut/oral yang tidak berbahaya ternyata muncul pada 45% penurunan resiko kanker pancreas. Hasil studi pada tahun 2007 menunjukkan bahwa laki-laki dengan riwayat penyakit gusi memiliki 64% resiko lebih tinggi daripada yang tidak.
Para ahli mengatakan bahwa mereka tidak dapat menerima bahwa penyakit gusi meningkatkan resiko kanker pancreas, namun mereka mengatakan bahwa hasil penelitian terbaru tersebut menunjukkan adanya hubungan yang penting diantara keduanya. Dimana, belum jelas apakah bakteri tertentu yang ditemukan di gusi adalah penyebab atau hasil dari kanker pancreas.
Chief Executive of the British Dental Health Foundation, Dr Nigel Carter OBE, mengatakan bahwa meskipun hanya sedikit sekali kejadian yang meunjukkan hubungan antara kanker pancreas dan penyakit gusi, namun hal ini seharusnya sudah cukup untuk mengingatkan betapa pentingnya kesehatan mulut itu.
Written by Christine Kearney
Copyright: Medical News Today

Wednesday, 4 June 2014

Berita bagus buat pengemar chocolate, Chocolate dapat menurunkan resiko Storke.
Peneliti dari swedia menyimpulkan Milk Chocolate ada manfaat.

Biozatix News - informasi popular life science dan Kedokteran
WebMD Health News
Laki-laki yang memakan sejumlah cokelat setiap minggu dapat memiliki resiko terkena stroke lebih rendah, dibandingkan dengan yang tidak makan cokelat. Banyak studi menunjukkan bahwa cokelat yang baik bagi kesehatan adalah jenis dark chocolate, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa keuntungan juga didapat dari milk chocolate. Studi ini dilakukan di Swedia, dimana 90% cokelat yang ada adalah milk chocolate.
Cokelat mengandung antioksidan yang menyehatkan jantung yang disebut flavonoid.  Studi yang lain menunjukkan bahwa memakan dark cokelat dalam kadar seimbang dapat melindungi dari penyakit jantung dan membantu meningkatkan memori.
Laki-laki yang dilaporkan memakan cokelat dalam jumlah banyak, atau sekitar sepertiga cup cokelat tiap minggu, memiliki resiko stroke 17% lebih kecil daripada yang tidak. Para peneliti juga menganalisa kombinasi lima penemuan dan diketahui bahwa orang yang makan coklat memiliki resiko stroke 19% lebih kecil daripada yang tidak.
 Selain dengan memakan cokelat, cara lain untuk mencegah stroke antara lain adalah dengan tidak merokok, menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol, menjaga pola makan sehat dan olahraga teratur.

Monday, 2 June 2014

Biozatix Indonesia, menyediakan sepasol-RNA super G untuk isolasi RNA. 

DRG Hormonal ELISA kits for research and diagnostics

Testosterone Does Not Necessarily Wane With Age

Biozatix News - informasi populer life science dan kedokteran 
Untuk beberapa lelaki, kadar testosterone akan menurun saat mereka mulai menua, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa hal tersebut bukanlah konsekuensi  dari umur itu sendiri, hal itu lebih dikarenakan faktor kebiasaan, seperti merokok, perubahan kesehatan seperti obesitas dan depresi. M
Pada laki-laki, hormone testosterone dibuat di testikel dan mengontrol perkembangan karakteristik seksual mereka. Hormon tersebut dapat mempengaruhi fungsi seksual dan kesuburan dan juga membantu menjaga kesehatan komposisi tubuh, menumbuhkan massa otot, kadar sel darah merah yang cukup dan menjaga kepadatan tulang.
Sebuah studi yang dipimpin oleh Dr Gary Wittert, professor kedokteran  University of Adelaidetakan kepada media :“penting bagi dokter untuk mengerti bahwa penurunan kadar testosterone bukan merupakan bagian alami dari penuaan dan hal tersebut lebih disebabkan karena kebiasaan dan kondisi kesehatan itu sendiri”Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa laki-laki memiliki kadar testoseteron rendah dan beberapa diantaranya berkaitan dengan depresi. Studi terakhir yang menganalisis pengukuran testosterone pada lebih dari 1500 laki-laki dites kadar hormonnya dua kali, dengan jeda waktu lima tahun. Semua sampel diperiksa pada waktu dan interval yang sama.
Wittert dan koleganya hanya memasukkan 1382 laki-laki pada analisis mereka karena mereka membuang sample yang memiliki kondisi kesehatan yang memepengaruhi kadar hormone. Usia rata-rata adalah 54 (berkisar antara 35 sampai 80 tahun). Me, reka menemukan bahwa kadar testosterone rata-rata dapat menurun secara signifikan 1% per tahun antara pertama kali sampling dan kedua kalinya lima tahun kemudian. Dimana, mereka menemukan dalam subgroup adanya pola yang berbeda : faktor tertentu muncul mempengaruhi turunnya kadar secara signifikan selama periode.
Penurunan paling signifikan terjadi pada laki-laki yang mengalamai obesitas, berhenti merokok atau mengalami depresi . Studi juga menunjukkan bahwa lelaki yang tidak menikah mengalami penurunan yang lebih tinggi daripada laki-laki yang menikah.
Wittert mengatakan bahwa penemuannya ini mungkin mendukung studi lain yang menyarankan kaum lelaki akan lebih bahagia dan sehat apabila menikah daripada lelaki single. Dia juga mengatakan bahwa aktivitas seksual yang rutin dapat meningkatkan kadar testosterone.

Written by Catharine Paddock

Sunday, 1 June 2014

Eye Disease Linked to Memory Decline : Tes Mata dapat membantu mengidentifikasi perkembangan resiko penyakit mental
By Salynn Boyles                                          
sumber: WebMD Health News

Biozatix News - informasi populer life science dan Kedokteran
Studi baru menunjukkan bahwa sesorang yang meskipun hanya memiliki sedikit kerusakan pada mata yang melibatkan pembuluh darah retina, memiliki resiko yang lebih tinggi dalam hal penurunan berpikir dan memori. Para peneliti mengatakan bahwa masalah dengan pembuluh darah di mata dapat menjadi petunjuk penting bahwa pembuluh darah otak tidak berfungsi dengan baik.Jika hal ini diterima sebagai permasalahannya, tes mata untuk mengecek kerusakan pembuluh darah retina atau retinopati seharusnya bisa digunakan untuk membantu mengidentifikasi resiko seseorang untuk dementia.
Mata Sehat, Otak Sehat
Retinopati adalah komplikasi umum pada diabetes dan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan ini adalah penyebab utama kebutaan pada orang dewasa di US. Diabetes dan tekanan darah tinggi juga dikaitkan dengan resiko penurunan memori dan berpikir. Untuk menemukan apakah retinopati dapat digunakan sebagai peringatan awal masalah mental yang terkait dengan pembuluh darah, para peneliti memeriksa data dari suatu studi besar yang dikenal  dengan Women’s Health Initiative.
Secara keseluruhan, 39 wanita (7.6%) diketahui memiliki retinopati, tapi penglihatannya tidak lebih buruk daripada wanita yang tidak memiliki retinopati. Dibandingkan dengan wanita yang tidak menunjukkan adanya kerusakan pembuluh ke mata, wanita ini memiliki skor yang lebih rendah pada tes berpikir. Scanning otak menunjukkan bahwa terdapat banyak kerusakan pembuluh darah pada otak.
Retinopati dan Kehilangan memori
Penemuan tersebut menunjukkan bahwa retinopati dini dapat menjadi indicator untuk penyakit pembuluh darah dan faktor resiko untuk penurunan memori dan berpikir yang terkait dengan pembuluh darah. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurologi pada 14 Maret.

Thursday, 29 May 2014

Ginseng dapat digunakan Pasien Kanker untuk melawan rasa lelah.


Biozatix-News - informasi populer life Science dan Kedokteran
Dosis tinggi dari herba ginseng Amerika (Panax quinquefolius) selama lebih dari dua bulan dapat mengurangi rasa lelah karena kanker lebih efektif daripada placebo, berdasarkan hasil studi yang dipimpin Mayo-clinic. Enam puluh persen pasien yang masuk dalam studi adalah pasien kanekr payudara. Penemuan ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan the American Society of Clinical Oncology.
Para peneliti mengkaji 340 pasien yang memiliki perawatan kanker lengkap dari 40 komunitas rumah sakit. Setiap hari, para peserta uji mendapatkan placebo atau 2000 mg ginseng dalam kapsul. Pada empat minggu, ginseng alami hanya memberikan sedikit perkembangan pada gejala kelelahan. Dimana, pada minggu kedelapan, ginseng memberikan perkembangan signifikan dalah hal gejala kelelahan dibandingkan kelompok Placebo.
Ginseng telah lama digunakan sebagai obat tradisional Cina sebagai penambah energy alami. Sampai studi ini dilakukan, efeknya belum pernah diuji dengan menyeluruh dalam hal mengurangi rasa lelah pada lebih dari 90% pasien kanker. Rasa lelah pada pasien kanker berhubungan dengan peningkatan sistem imun yang berbasis sitokin dan kadar hormone stress-kortisol. Senyawa aktif ginseng disebut dengan ginsenosida. Pada uji hewan, ginsenosida diketahui dapat memngurangi inflamasi karena sitokine dan membantu mengatur kadar kortisol.
Studi lanjut Dr. Barton akan melihat lebih dekat efek ginseng pada biomarker spesifik kelelahan. “ kanker adalah stress kronis yang diperpanjang dan efeknya dapat muncul selama 10 tahun selama diagnosis dan treatment.Jika kita dapat membantu tubuh untuk dimodulasi dengan baik menggunakan ginseng, mungkin kita dapat mencegah rasa lelah untuk jangka waktu yang lama”

Source: Mayo Clinic