About us

Thursday, 29 May 2014

“Bom Pintar untuk Melawan Kanker Payudara”

By MARILYNN MARCHIONE - AP Chief Medical Writer - Associated PressSunday, June 3, 2012

Biozatix News - informasi populer life science dan kedokteran
Para dokter telah sukses mengeluarkan “bom pintar” untuk kanker payudara, dengan menggunakan obat untuk memasukkan toksin ke sel tumor tanpa mempengaruhi sel normal.  Uji ini melibatkan 1000 wanita dengan kanker yang parah dan perawatan yang diberikan kepada mereka untuk meningkatkan ketahanan hidup. Setelah dua tahun, 65 persen dari wanita yang mendapat  perawatan tersebut yang masih hidup dibandingkan 47 persen wanita yang ada dalam kelompok pembanding yang diberi obat kanker biasa.
Faktanya, ada banyak wanita yang diberi treatment baru tersebut yang masih bertahan hidup  namun para peneliti tidakdapat menentukan rata-rata lamanya bertahan hidup. Sebuah peringatan untuk pasien yang masih memiliki harapan : obat tersebut masih dalam tahap eksperimental, sehingga belum tersedia secara komersil. Diharapkan obat tersebut dapat dipasarkan mulai tahun depan.
Treatment tersebut menggunakan Herceptin, yang merupakan terapi bertarget gen yang pertama untuk kanker payudara. Terapi ini sudah digunakan pada sekitar 20 persen pasien yang memiliki overproduksi protein tertentu.
Para peneliti mengkombinasikan Herceptin dengan kemoterapi , ditambah bahan kimia untuk menjaga keduanya tetap tertaut sampai mencapat sel kanker dimana racun dapat dilepaskan untuk  membunuh sek kanker tersebut.
Senjata ganda ini, disebut T-DM1 adalah “bom pintar” meskipun sebenarnya tidak sepintar namanya. Herceptin hanyalah sebuah substansi yang mengikat ke sel kanker payudara saat ia mulai mencapainya. Para dokter menguji T-DM1 pada 991 wanita dengan kanker payudara invasive yang menjadi semakin parah dengan treatment kemoterapi dan Herceptin biasa. Mereka diberi infus T-DM1 setiap tiga minggu atau infuse Xeloda dan Tykerb setiap hari- yang merupakan treatment satu-satunya yang diperbolehkan untuk beberapa kasus.
Waktu tengah hingga kanker menjadi semakin parah mendekati waktu 10 bulan pada wanita yang diberi treatment TDM-1 sedangkan yang tidak mendapatkan treatment dengan TDM-1 mendekati waktu 6 bulan. TDM-1 memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada obat lain. Beberapa wanita yang mendapat treatment dengan TDM-1 memiliki tanda-tanda kerusakan ginjal dan turunnya kadar faktor penggumpalan darah, tapi kebanyakan tidak memiliki masalah biasa pada kemoterapi.
"Dapat dikatakan bahwa ini adalah bom pintar yang dapat meracuni tumor namun tidak banyak menyebabkan kerusakan organ lain” kata Dr. Louis Weiner, direktur Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Center.

Ginseng dapat digunakan Pasien Kanker untuk melawan rasa lelah.


Biozatix-News - informasi populer life Science dan Kedokteran
Dosis tinggi dari herba ginseng Amerika (Panax quinquefolius) selama lebih dari dua bulan dapat mengurangi rasa lelah karena kanker lebih efektif daripada placebo, berdasarkan hasil studi yang dipimpin Mayo-clinic. Enam puluh persen pasien yang masuk dalam studi adalah pasien kanekr payudara. Penemuan ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan the American Society of Clinical Oncology.
Para peneliti mengkaji 340 pasien yang memiliki perawatan kanker lengkap dari 40 komunitas rumah sakit. Setiap hari, para peserta uji mendapatkan placebo atau 2000 mg ginseng dalam kapsul. Pada empat minggu, ginseng alami hanya memberikan sedikit perkembangan pada gejala kelelahan. Dimana, pada minggu kedelapan, ginseng memberikan perkembangan signifikan dalah hal gejala kelelahan dibandingkan kelompok Placebo.
Ginseng telah lama digunakan sebagai obat tradisional Cina sebagai penambah energy alami. Sampai studi ini dilakukan, efeknya belum pernah diuji dengan menyeluruh dalam hal mengurangi rasa lelah pada lebih dari 90% pasien kanker. Rasa lelah pada pasien kanker berhubungan dengan peningkatan sistem imun yang berbasis sitokin dan kadar hormone stress-kortisol. Senyawa aktif ginseng disebut dengan ginsenosida. Pada uji hewan, ginsenosida diketahui dapat memngurangi inflamasi karena sitokine dan membantu mengatur kadar kortisol.
Studi lanjut Dr. Barton akan melihat lebih dekat efek ginseng pada biomarker spesifik kelelahan. “ kanker adalah stress kronis yang diperpanjang dan efeknya dapat muncul selama 10 tahun selama diagnosis dan treatment.Jika kita dapat membantu tubuh untuk dimodulasi dengan baik menggunakan ginseng, mungkin kita dapat mencegah rasa lelah untuk jangka waktu yang lama”

Source: Mayo Clinic

Penelitian terbaru menghubungkan mutasi Actin dengan perkembangan penyakit jantung.

Sumber BiotechDaily International staff writers

Biozatix News - informasi popular life science dan kedokteran
Para peneliti penyakit jantung telah mengidentifikasi perbedaan mendasar pada sekuens asam amino dari protein aktin yang diperoleh dari pasien dengan berbagai jenis tipe abnormalitas jantung seperti hypertrophic cardiomyopathy (HCM) dan dilated cardiomyopathy (DCM).
Aktin adalah protein globular, sekitar 42-kDa yang ditemukan di hampir semua sel eukariot. Aktin adalah subunit monomeric dari dua tipe filament pada sel : mikrofilamen, satu dari tiga komponen utama sitoskeleton dan filament tipis, bagian dari aparatur kontraktil di sel otot. Oleh karena itu, aktin berpartisipasi pada beberapa proses seluler penting, termasuk kontraksi otot, motilitas sel, pembelahan sel dan sitokinesis, pergerakan vesikel dan organel, pensinyalan sel, dan pembentukan serta pemeliharaan bentuk sel dan hubungan sel.
Hasil penelitian yang dipublikasikan pada 8 Mei 2012 dalam jurnal online PLoS ONE membuktikan bahwa perubahan bagian dari protein aktin itu sendiri cukup stabil. Pergantian metionin untuk leusin pada asam amino 305 menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pada stabilitas, tingkat pelepasan nukleotida, atau kemampuan penghambatan DNA-se I oleh monomer aktin. Dimana, selama polimerisasi, diketahui adanya peningkatan pelepasan fosfat inorganic dua kali lipat. Lokasi mutasi protein aktin berhubungan dengan efek molekuler. Secara umum, mutasi pada subdomain 3 protein tersebut mempengaruhi stabilitas atau polimerisasi filament aktin, dimana mutasi pada subdomain 1 dan 4 mempengaruhi interaksi protein-protein.

Related Links: University of Guelph

Penemuan dalam hal cell Signaling dapat membantu melawan kanker Melanoma

Biozatix-news -  Informasi populer life science dan kedokteran
Tubuh manusia melakukan tugas besar dalam meghasilkan sel-sel baru untuk menggantikan sel-sel yang mati namun itu tidak sempurna. Sel perlu untuk berkomunikasi untuk menentukan kapan mereka menghasilkan sel baru. Kesalahan komunikasi  pada sel dapat menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol dan menjadi penyebab berbagai macam kanker. Di University of Texas Health Science Center at Houston (UTHealth) Medical School, para peneliti membuat penemuan kunci dalam cell signaling yang relevan untuk melawan kanker melanoma kulit dan beberapa tumor tertentu.
Para peneliti melaporkan bahwa mereka telah menemukan mengapa kelas obat seperti BRaf inhibitor yang banyak digunakan untuk mengobati melanoma tidak selalu bekerja dan bagaimana potensi obat tersebut dalam mempercepat pertumbuhan kanker pada pasien tertentu. Melanoma, menyebabkan hampir 9000 kematian per tahun.
Signal pertumbuhan dipindahkan dari permukaan sel ke nucleus oleh sebuah rantai protein yang membentuk jalur signaling. Perintah dari sel untuk membelah membentuk sel baru disampaikan oleh rantai dari empat protein (Ras  -->     BRaf   -->      MEK  -->      ERK).  Semua sel memiliki jalur ini dan jalur tersebut efektif dalam membentuk sel baru selama ini.
Masalah muncul saat terjadi mutasi pada satu dari dua protein pertama dalam rantai karena keduanya menduduki posisi kunci dalam membuat jalur signaling dalam konsisi aktif. Berita baiknya adalah dokter memiliki obat yang dapat memblok signal dari protein kedua yang dikenal dengan nama BRaf.  Obat ini merupakan inhibitor  BRaf yang telah sukses dalam mengobati melanoma dengan mutasi protein BRaf.
Berita yang tidak terlalu baiknya adalah dokter tidak dapat memblok singnal dari protein pertama  yang dikenal dengan naman Ras. Oleh karena itulah para peneliti melakukan studi secara in vivo untuk mengetahui apa yang terjadi apabila inhibitor BRaf diaplikasikan pada manusia dengan mutasi Ras.
“Secara mengejutkan, studi menunjukkan bahwa BRaf inhibitor tidak dapat memblok signaling pada sel melanoma dengan mutasi Ras. Obat ini justru memicu aktivitas signaling yang tidak normal. “ kata Kwang-jin Cho, Ph.D., ketua peneliti di  UTHealth Medical School.

Tuesday, 27 May 2014

Suplemen Makanan dapat Meningkatkan Resiko Kanker

Biozatix-News - informasi populer life science dan kedokteran
Beta karoten, selenium dan asam folat yang dikonsumsi hingga tiga hari sekali seperti yang direkomendasikan  mungkin saja tidak berbahaya. Namun, apabila diambil dari aturan pakai manufaktur suplemen makanan, dimana ketiga suplemen tersebut memiliki kadar yang tinggi, hal ini dapat meningkatkan resiko perkembangan kanker.
“Bukan berarti bahwa ketiga nutrisi tersebut bersifat toksik, ketiganya penting dan kita semua membutuhkannya, namun kita hanya membutuhkannya dalam kadar yang seimbang”, Tim Byers, MD, MPH, professor  epidemiology di Colorado School of Public Health dan Asisten Direktur untuk pencegahan dan kontrol di of Colorado Cancer Center.
Byers adalah author senior dari jurnal yang baru saja dipublikasikan di Journal of the National Cancer Institute yang mendiskusikan mengenai implikasi klinis peningkatan resiko kanker dari suplemen makanan dosis tinggi.
Saat ini regulasi FDA pada suplemen makanan sama dengan regulasi untuk makanan, namun seperti Byers dan teman-temannya sarankan, suplemen makanan terutama dengan dosis tinggi lebih akurat untuk digambarkan sebagai pertengahan antara obat dan makanan. Seperti obat, suplemen makanan memiliki komposisi yang aktif secara biologi, terkadang bisa membuat perbaikan namun terkadang dapat memperparah.
Byers menambahkan “ kesimpulan kami adalah mengkonsumsi suplemen makanan dosis tinggi lebih banyak memberi dampak negative daripada dampak positifnya”.
Source: University of Colorado, Denver

Untuk membantu diagnosis kanker dan penyakit infeksi pada level molecular, maka digunakan metode FISH dan CISH. Pengunaan teknologi FISH atau sering di sebut Florescent in Situ Hybridization, sangat membantu untuk melihat kelainan pada level DNA, baik itu mutasi yang disebabkan oleh delesi rantai basa DNA atau amplifikasi pada bagian DNA tertentu. Reagensia FISH dan CISH dari ZytoVision sangat membantu diagnosis test ini. untuk keterangan lebih lanjut mengenai cara penggunaan dan protocol silahkan mendownload di http://www.biozatix.com/tecnical_information/index.html 
microtome untuk laboratorium patology anatomi, serta peralatan patologi anatomi lengkap lainnya. silahkan kunjungi www.biozatix.com
Regenerasi rambut dari Stem Cell matang

Biozatix-News - Informasi populer life science dan kedokteran
Kelompok peneliti yang diketuai oleh Professor Takashi Tsuji menjelaskan mengenai regenerasi rambut fungsional dari adult stem cells. Terapi penggantian organ regenerative bertujuan untuk mengganti organ yang rusak karena penyakit, luka atau karena faktor usia. Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Professor Takashi Tsuji (Professor dari  Research Institute for Science and Technology, Tokyo University of Science, dan Direktur dari Organ Technologies Inc.) mengemukakan konsep bioteknik penggantian organ sebagai  tahapan terbaru dalam terapi regenerative.
Sebagaimana dilansir di Nature Communications, kelompok peneliti tersebut menjelaskan bahwa dengan bioteknik bibit folikel rambut yang direkonstruksi dari adult epithelial stem cells dan dermal papilla celss dapat meregenerasi folikel rambut fungsional dan pertumbuhan rambut. Folikel hasil bioteknik mereka menunjukkan siklus rambut yang baik dan folikel tersebut dapat berkembang dengan struktur yang benar dan membentuk hubungan yang lebih baik dengan jaringan inangnya seperti epidermis,  arrector pili muscle dan benang syaraf.
Studi ini membeberkan aplikasi potensial jaringan dewasa yang diperoleh dari follicular stem cells sebagai alternative terapi penggantian organ.

Minuman Energi dan Olahraga dapat merusak Gigi 

Biozatix-News- Informasi populer life science dan kesehatan
Minuman olahraga mendapat perhatian ketat karena kadar keasamaannya yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan gigi, terutama pada remaja sebagai target pasar paling besar.
Laporan ini dipublikasikan pada Mei/Juni 2012 pada General Dentistry, peer-reviewed clinical journal of the Academy of General Dentistry. Ketua peneliti studi ini, Poonam Jain, BDS, MS, MPH mengkonfirmasi penemuan tersebut:
“Remaja mengkonsumsi minuman ini dengan tujuan bahwa mereka dapat meningkatkan performa olahragadan tingkat energy mereka lebih baik daripada minuman bersoda..sebagian besar dari mereka terkejut ketika mereka mengetahui bahwa minuman olahraga dapat merendam gigi mereka dengan asam”
Tingkat keasamaan berperan dalam mengikis enamel gigi, kekuatan, dan kecemerlangan lapisan luar gigi. Selain itu, dentin dalam dapat mengalamai pembusukan dengan mudah karena lubang gigi adalah tempat yang baik untuk pertumbuhan bakteri.
Para peneliti melihat pada kadar keasamaan 13 minuman olahraga yang berbeda dan menemukan bahwa terdapat kadar yang berbeda pada merk yang berbeda dan rasa berbeda dari merk yang sama.  Disarankan untuk meminimalisasi konsumsi minuman olahraga dan minuman energy dan juga memulai untuk membiasakan mengunyah permen karet bebas gula dan berkumur dengan air untuk menaturalisasikan pH mulut. Disarankan juga untuk menunggu paling tidak satu jam sebelum menyikat gigi untuk menghindari menggosok asam secara langsung ke permukaan gigi.
Meskipun para pengusaha minuman energy tidak mau mengakui hal tersebut, jus buah alami dan terutama air kelapa lebih baik digunakan sebagai minuman rehidrasi, selain komposisinya yang alami, ai kelapa juga lebih murah.

Written by Rupert Shepherd

Monday, 26 May 2014

Antibodies Indonesia

Disorder of Neuronal Circuits in Autism Is Reversible, New Study Suggests

Biozatix News - informasi tentang life Science and Kedokteran

ScienceDaily (Sep. 14, 2012) — Seseorang dengan autism menderita kelainan perkembangan otak pervasive yang biasanya muncul saat masih kanak-kanak. Peter Scheiffele dan Kaspar Vogt, Professors di the Biozentrum of the University of Basel, telah mengidentifikasi disfungsi spesifik pada sirkuit syaraf yang disebabkan karena autism. Penemuan ini adalah tahapan penting dalam perkembangan obat untuk autisme.
Autisme adalah kelainan otak yang menurun. Faktor resiko utama autism adalah banyaknya mutasi pada lebih dari 300 gen yang telah teridentifikasi, termasuk gen neuroglin-3 yang terlibat dalam pembentukan synaps, jembatan kontak antar sel syaraf.
Kelompok peneliti Biozentrum
dari University of Basel telah mengidentifikasi kecacatan dalam transmisi sinyal synaptic yang berhubungan dengan fungsi dan plastisitas sirkuit syaraf. Efek negative ini berhubungan dengan peningkatan produksi reseptor glutamate neuronal spesifik yang memodulasi transmisi sinyal diantara sel-sel syaraf. Kelebihan reseptor ini menghambat adaptasi transmisi sinyal synaptic selama proses belajar sehingga mengganggu perkembangan dan fungsi otak dalam jangka panjang.
Yang paling penting adalah penemuan bahwa gangguan perkembangan  sirkuit syaraf di otak adalah bersifat reversibel. Saat para ilmuwan mereaktivasikan produksi neuroglin-3 pada mencit, sel-sel syaraf menurunkan produksi reseptor glutamate ke level normal dan muncul kecacatan structural di otak. Oleh karena itu, reseptor glutamate ini seharusnya cocok digunakan sebagai target farmakologi untuk menghentikan perkembangan autisme atau bahkan mengembalikannya seperti semula.

Exposure To Staphylococcus Bacteria Could Lead To Lupus

Penelitian yang dilakukan oleh Mayo Clinic menunjukkan bahwa paparan kronis bahkan pada sejumlah kecil  bakteri Staphylococcus aureus (staph), yang banyak ditemukan pada kulit atau hidung dapat menjadi faktor resiko untuk perkembangan penyakit inflamasi kronis, lupus.
Lupus adalah penyakit yang belum dapat diobati, yang berkembang saat sistem imun menyerang jaringan dan sendi yang berarti bahwa lupus dapat mempengaruhi hampir semua bagian tubuh.  Lupus banyak terjadi pada wanita antara umur 15 hingga 40 tahun.
Pertanyaannya adalah apakah dengan mencegah paparan terhadap Stap dapat menghentikan perkembangan lupus?  Penyebab lupus kebanyakan tidak diketahui, meskipun sepertinya orang yang secara genetic memiliki riwayat lupus maka akan berkembang karena faktor lingkungan seperti infeksi, obat tertentu dan bahkan sengatan matahari. Karena belum diketahui penyebabnya itulah, maka Cr. Chowdhary mengatakan bahwa penemuan fungsi protein Staph mungkin akan menarik.