About us

Monday, 23 June 2014

Mau berbahagia? ada hormon yang bisa menyebabkan rasa nyaman.

Biozatix News  - infromasi popular sains teknologi dan kesehatan
ScienceDaily (Nov. 8, 2012) — hormone pemberi rasa nyaman, dopamine, dapat meningkatkan memori jangka panjang. Hal ini adalah hasil penemuan tim peneliti yang dipimpin oleh Emrah Düzel, ilmuwan syaraf dari German Center for Neurodegenerative Diseases (DZNE) dan the University of Magdeburg. Para peneliti menyelidiki subjek penelitian dengan usia mulai 65 hingga 75 tahun yang diberi precursor dopamine. Subjek yang diberi perlakuan memiliki memori yang lebih baik daripada kelompok pembanding yang diberi perlakuan dengan placebo. Hasil studi ini menunjukkan pandangan baru terhadap pembentukan memori jangka panjang dan juga memiliki implikasi mengapa memori dapat lenyap lebih cepat pada orang dengan penyakit Alzheimer.

Dopamine adalah neurotransmitter dengan peran ganda. Dopamine dapat menjadi penghubung komunikasi anatarsel  syaraf serta antara sel syaraf dengan sel otot. Jika transmisis sinyal ini terganggu maka konsekuensinya bisa saja sangat dramatis. Di lain pihak, saat seseorang merasa senang atau termotivasi, aliran dopamine dilepaskan di otak, itulah mengapa disebut dengan “feel-good hormone”. Hal ini merupakan indikasi dari peran khusus dopamine dalam membentuk memori jangka panjang di waktu-waktu tertentu.

Monday, 16 June 2014

Peneliti di itali, menemukan cara diagnosis kanker kolorektal hanya dengan test napas

Biozatix News - informasi popular sains teknologi dan kesehatan
by Joann Jovinelly
Diketahui bahwa anjing dapat mendeteksi adanya kanker paru-paru dari napas pasien dengan tingkat akurasi 93%. Anjing juga dapat mendeteksi kanker payudara, melanoma, dan kanker kandung kemih stadium awal dengan baik. Sensitifitas penciuman anjing lebih besar 100.000 kali dibandingkan manusia, membuatnya sesuai dengan perubahan napas manusia yang berubah ketika tumor menimbulkan sejumlah kecil senyawa volatil organic (VOC).
Pada tahun 2012 dilakukan studi yang secara spesifik melihat pada pola profil 15 senyawa dari total 58 senyawa volatile. Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat pasien dengan kanker kolorektal memiliki pola VOC selektif yang berbeda dengan orang normal. Suatu hari nanti napas seseorang mungkin saja digunakan sebagai ‘ sidik jari’ pribadinya dan dapat digunakan sebagai sumber data kesehatan yang bersangkutan secara lengkap. Saat ini metode tersebut masih belum banyak digunakan karena terlalu mahal namun tidak sakit, cepat dan tidak bersifat invasive.
Rahasia menjadi tua: Paradox menjadi tua, semakin tua, semakin merasa baik

Biozatix News - informasi sains teknologi dan kesehatan
Selama ini, penuaan dipandang sebagai masa penurunan fisik, kognitif dan fungsi psikososial secara progresif, dan penuaan dipandang sebagai masalah kesehatan nomor satu yang dihadapi oleh masyarakat saat ini, terutama masyarakat negara maju.  Namun pandangan negatif mengenai penuaan ini bertolak belakang dengan hasil studi komprehensif dari 1006 orang dewasa di San Diego hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari University of California.
Hasil studi menunjukkan bahwa daya tahan dan depresi memiliki keterkaitan penting pada bagaimana tingkat penuaan dini seseorang bisa berhasil, dengan efek yang dapat dibandingkan dengan kesehatan fisik. “ Meskipun semakin tua umur berhubungan dekat dengan melemahnya fungsi kognitif dan fisik, namun hal ini juga berhubungan dengan fungsi mental yang semakin membaik,” kata ketua peneliti Colin Depp, Ph. D.
Setelah melihat kisaran umurnya, semakin tinggi tingkat kesuksesan penuaan berhubungan dengan semakin tingginya pendidikan, fungsi kognitif yang semakin baik, kesehatan mental dan fisik yang semakin baik, berkurangnya depresi dan semakin besarnya optimism dan daya tahan. Hasil studi menunjukkan bahwa orang dengan fungsi fisik yang rendah namun memiliki daya tahan yang baik, memiliki tingkat kesuksesan penuaan yang sama dengan orang yang memiliki fisik yang sehat namun daya tahan rendah. Demikian halnya dengan orang yang memiliki fungsi fisik yang rendah namun tidak atau dengan depresi minimal memiliki nilai yang sebanding dengan orang sehat fisik dengan tingkat depresi yang sedang maupun parah.
Source: University of California, San Diego

Sunday, 15 June 2014

Ditemukan cara menghadapi, kanker payudara yang resisten terhadap Tamoxifen ( sejenis obat kanker)

Biozatix News - informasi popular sains teknologi dan kesehatan
ScienceDaily (Nov. 2, 2012) — sebuah tim peneliti biologi kanker melaporkan penemuan baru mengenai mekanisme seluler khusus yang dapat membantu mengatasi resistensi terapi hormone pada pasien dengan kanker payudara positif estrogen.
Xiaoting Zhang, PhD, dan timnya telah mengidentifikasi ko-aktivator spesifik estrogen receptor yang dikenal dengan nama MED1- sebagai yang memainkan peran sentral dalam memediasi resistensi tamoxifen pada kasus kanker payudara manusia.
Berdasarkan data National Cancer Institute, hampir 227.000 wanita terdiagnosi kanker payudara per tahunnya di US. Sekitar 75% nya positif estrogen dan memerlukan terapi hormone seperti tamoxifen, sebuah obat yang bekerja dengan cara mengganggu kemampuan estrogen untuk menstimulasi pertumbuhan sel kanker payudara.
Berdasarkan penemuan terbaru, para peneliti di UC Cancer Institute mempercayai bahwa resistensi tamoxifen dapat disebabkan karena titik hubungan silang molekuler baru antara estrogen dan jalur sinyal HER2 (human epidermal growth factor receptor 2). Diujikan pada model pre-klinik dan sampel jaringan kanker payudara manusia, menunjukkan bahwa MED1 ber ko-amplifikasi dan koekspresi dengan HER2, sebuah gen yang meningkatkan kehadiran 20-30 persen kanker payudara manusia yang invasive dan memainkan peranan penting dalam resistensi tamoxifen.
Overekspresi HER2 mengawali aktivasi MED1 dimana reduksi MED1 menyebabkan sel kanker payudara yang resisten terhadap tamoxifen untuk merespon dan berhenti membelah. Penemuan ini seharusnya dapat menjadi peran sentral dalam memediasi resistensi tamoxifen pada kasus kanker payudara, terutama karena data terbaru juga mengindikasikan bahwa kadar ekspresi MED1 yang tinggi berhubungan dengan tingkat ketahanan hidup pasien yang diberi terapi hormone.

Ditemukan penyebab penghambat penyebaran virus Herpes

Biozatix News - informasi popular sains teknologi dan kesehatan
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hanya satu atau dua partikel virus herpes yang menyerang sel kulit dalam tahapan pertamanya, yang menghasilkan efek penghambat dimana infeksi menjadi rentan terhadap pengobatan. Tidak seperti kebanyakan virus yang dapat menyebar ke sel baru dengan memborbardirnya dengan jutaan partikel, herpes simplex virus type 1 (HSV-1) adalah virus yang membutuhkan hanya satu atau dua partikel virus untuk menginfeksi sel kulit pada tahap pertama pembentukan penyakit.

Efek penghambat terjadi ketika partikel HSV-1 yang dapat bertindak menjadi dorman dalam sel-sel sistem syaraf selama beberapa dekade setelah infeksi awal, dapat terbangun dan menginvasi sel kulit lagi. Ketika berada di sel kulit, partikel tunggal virus akan menggandakan diri dan menyebarkan jutaan kopi ke seluruh sel kulit, dan akhirnya menyebakan penyakit. Virus tersebut kemudian dapat menyebar ke individu baru melalui kontak kulit dengan kulit.
Dalam kasus virus herpes, jumlah genom yang menginfeksi sel sangat rendah, sehingga beberapa mutasi yang melemahkan virus cenderung bertahan. Hanya partikel virus yang paling cocok yang akan bertahan dan bereplikasi di sel epitel kulit dan dapat berpindah ke individu yang lain.
Meskipun efek penghambat dapat memastikan bahwa hanya virus yang paling cocok yang akan berpindah ke individu lain, namun hal tersebut juga dapat menjadi titik dimana infeksi lebih rentan terhadap respon sistem imun dan pengobatan. Peneliti lain juga mencari tahu berapa macam partikel virus yang terlibat dan memecahkan manakah yang menjadi titik kelemahan virus.

Penelitian terbaru menunjukan: stem sel orang asing dapat memperbaiki jantung

Biozatix News - informasi popular sains teknologi dan kesehatan
By MARILYNN MARCHIONE - AP Chief Medical Writer - Associated Press Monday
Para peneliti melaporkan sebuah kemajuan kunci dalam penggunaan stem cell untuk memperbaiki kerusakan jantung karena serangan jantung. Dalam sebuah studi, stem cell yang didonasikan oleh orang tak dikenal yang diterima sebagai pasien yang aman dan efektif memiliki sel-sel untuk mengganti jaringan jantung.
Pekerjaan tersebut melibatkan 30 pasien di Miami dan Baltimore. Penelitian ini menggunakan stem cell tipe khusus dari sumsum tulang yang telah dipercaya oleh para peneliti tidak akan ditolak oleh resipien.
Tidak seperti sel-sel lain, sel ini memiliki fitur kunci lebih sedikit di permukaan selnya yang membuan sistem imun memandangnya sebagai jaringan asing dan menyerangnya.
Para pasien dalam penelitian ini telah mengalami serangan jantung selama minimal setahun, beberapa diantaranya hampir 30 tahun yang lalu. Semuanya memiliki kegagalan perkembangan jantung karena luka dari serangan jantung telah melemahkan jantungnya dan tidak dapat memompa darah dengan efektif. Stem sel tersebut dimasukkan melalui tabung melalui arteri ke jantung dekat dengan bagian yang terluka. Limabelas pasien diberikan stem sel dari sumsum tulangnya sendiri, sedangkan yang lain dari stem sel asing. Setelah sekitar setahun kemudian, jaringan yang terluka telah berkurang sekitar sepertiganya. Kedua kelompok pasien mengalami kemajuan dalam kualitas hidup mereka. Tidak ada perbedaan signifikan dalam hal kemampuan memompa darah, namun para dokter berharap para psien ini akan memiliki harapan hidup yang lebih baik.

Percayakan anda? bahwa gaya hidup sehat bisa memperpanjang hidup anda selama 14 tahun

Biozatix News - informasi popular sains teknologi dan kesehatan
Jika Anda memiliki jantung sehat yang optimal pada usia pertengahan, anda mungkin dapat hidup 14 tahun lebih lama, bebas dari penyakit jantung.
Untuk penelitian ini, para peneliti mengumpulkan data dari lima kelompok termasuk dari Cardiovascular Lifetime Risk Pooling Project dan mencari resiko para partisipan dari semua bentuk penyakit cardiovascular fatal dan nonfatal dari usia 45, 55, dan 65 sampai usia 95 tahun.
Semua partisipan bebeas dari penyakit cardiovascular pada saat awal studi dan data faktor resiko yang dikumpulkan meliputi : tekanan darah, kolesterol total, diabetes dan status merokok. Hasil kunci dari studi ini :
- Individu dengan profil faktor resiko optimal dapat hidup 14 tahun lebih lama karena bebas dari penyakit jantung dibandingkan dengan individu yang memiliki setidaknya dua faktor resiko.
- Pria di usia pertengahan memiliki resiko hampir 60% terserang penyakit cardiovascular.
- Wanita di usia pertengahan memiliki resiko hampir 56% terserang penyakit kardiovaskular.
- Resiko  terserang penyakit kardiovaskular berhubungan dengan faktor resiko yang terpendam dalam  usia petengahannya.

Source: Northwestern University