Metode baru Test E. Coli: E. Coli test pada air
Biozatix News - informasi popular life science dan kedokteran
Tempat-tempat rekreasi air seringkali rentan terhadap cemaran bakteri coliform dan terkendala masalah sulitnya melakukan tes koliform dalam waktu yang cepat sebelum kondisi perairan berubah oleh kondisi lingkungan sekitar. Namun, sebuah metode baru untuk pengujian secara cepat telah dikembangkan oleh sebuah kelompok di McMaster University. Tes ini menggunakan kertas strip sederhana yang berdasarkan pada aktivitas enzim intraseluler (β-galactosidase (B-GAL) atau β-glucoronidase (GUS)) dan dapat mendeteksi E. coli pada tempat-tempat rekreasi dalam hitungan menit.
Tanda-tandanya diketahui dari perubahan warna dari yang semula tidak berwarna menjadi biru (XG terhidrolisis oleh GUS, mengindikasikan E. coli nonpatogen) dan/atau kuning menjadi merah-keunguan (CPRG terhidrolisis oleh B-GAL, mengindikasikan total koliform). Dengan menggunakan nanopartikel imunomagnetik untuk prekonsentrasi selektif, batas deteksi adalah 5 cfu/ml untuk E. coli O157:H7 dan 20 cfu/ml untuk E. coli BL21 selama 30 menit tanpa perlu kultur sel. Oleh karena itulah, tes dengan strip kertas ini akan sangat cocok digunakan untuk deteksi total koliform viable dan pathogen di sampel air pemandian atau tempat rekreasi lainnya. Selain itu, denga dilengkapi tahap kultur sel yang memungkinkan deteksi kurang dari 1 cfu/100 ml selama 8 jam akan membuat tes ini relevan untuk deteksi pathogen dan bakteri koliform total di sampel makanan dan minuman.
No comments:
Post a Comment