Biozatix News - informasi popular life science dan kedokteran
Sebuah eksperimen, implant microchip pembawa obat yang dapat melepaskan obat dengan perintah dari sebuah kontrol eksternal tanpa kabel suatu saat nanti mungkin akan membebaskan pasien dari injeksi harian dan meningkatkan treatment.
Hasil dari studi pada manusia dilaporkan dalam annual meeting of the American Association for the Advancement of Science – 15 tahun setelah peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengemukakan ide nya dengan alat tersebut untuk pertama kalinya.
MIT professor of engineering Michael J. Cima, PhD, yang mengembangkan ide tersebut lebih dari satu dekade lalu bersama dengan rekannya Robert Langer, ScD. Cima mengatakan bahwa teknologi tersebut berpotensi sangat berguna untuk menyalurkan obat yang ampuh atau bahkan obat ganda dengan keuntungan peningkatan kelayakan treatment pasien. Pasien pasti merasa tidak nyaman apabila setiap hari harus disuntik dengan obat.
Karena chip tersebut dapat dikontrol dengan remot, dokter dan pasien dapat merubah dosisnya sesuai yang diperlukan. John T. Watson, PhD melakukan uji coba dengan 20 dosis dan menunjukkan bahwa microchip ini mungkin untuk digunakan. Namun dia mengatakan bahwa masih butuh beberapa tahun lagi sampai akhirnya alat tersebut diterima secara klinis.
Dalam sebuah editorial yang dipublikasikan di journal Science Translational Medicine, Watson menulis bahwa meskipun jalannya masih panjang dan berliku, namun sebuah alat yang implantable dan fleksibel yang dapat membawa obat secara terkontrol akan sangat berguna bagi para penderita penyakit kronis.”
No comments:
Post a Comment